Investasi P2P Lending, Modal Rp 100 Ribuan Bisa Mendapatkan Untung Besar

 

Apakah Anda memiliki uang berlebih dari gaji bulanan yang Anda miliki? Lebih sisa uang tersebut jangan digunakan sebagai ajang foya-foya namun digunakan untuk investasi online atau pendanaan P2P Lending atau fintech peer to peer lending. Dengan menanam modal dari Rp 100 ribuan, Anda sudah dapat terdaftar sebagai seorang pemberi pinjaman dan mengantongi keuntungan menggiurkan. Tawaran pendanaan secara online sekarang ini menjadi semakin marak dengan menjamurnya investasi P2P Lending.

 

Masing-masing perusahaan keuangan tak hanya saling merebut nasabah, namun juga ikut menjaring lender yang disetor dengan menggunakan platform P2P Lending. Karena menjadi seorang investor, lender akan memperoleh keuntungan dari hasil bunga pinjaman yang dibayarkan peminjam.

 

Sebagai milenial yang melek akan teknologi, investasi ini terlihat menguntungkan. Berikut berbagai macam keuntungan yang bisa diperoleh dari investasi ini, antara lain:

 

Risiko rugi yang kecil

 

Dana yang Anda jadikan sebagai investasi sudah dilindungi oleh asuransi tanpa biaya tambahan, sehingga risiko peminjam yang gagal bayar bisa diperkecil, karena jika peminjam tak membayar cicilan selama 90 hari, asuransi akan menyalurkan dana proteksi. Selanjutnya, dana akan diproteksi ke lender. Nantinya, dana yang Anda miliki akan dikembalikan hingga 95%.

 

Di dukung dengan teknologi mutrakir

 

Dengan teknologi mutakir seperti AI atau Artificial Intelligence, Indodana nantinya akan mencocokan begitu para peminjam yang telah memenuhi syarat sehingga dapat memaksimalkan keuntungan pendanaan yang Anda miliki. Tak hanya itu, teknologi ini juga dapat menurunkan risiko kredit, mencegah kecurangan dan mengalokasikan dana yang Anda miliki pada peminjam dengan otomatis.